Minggu, 07 Maret 2021

Konsep Sistem Basis Data - Tugas Rangkuman Miss Debby Alita

Pengertian Sistem Basis Data

        Sistem Basis Data merupakan sistem yang terdiri atas kumpulan file/tabel yang saling     berhubungan (dalam sebuah database sistem komputer) dan sekumpulan program (DBMS) yang     memungkinkan beberapa pemakai dan/atau program lain untuk mengakses dan memanipulasi file-file/tabel-tabel tersebut.

        DBMS : Database Management Systems

  • Merupakan program aplikasi untuk pengolahan/proses database
  • Memiliki kemampuan manajerial (POAC) layaknya manajemen secara umum.

        Contoh: Ms.Acces, Ms. SQL Server, MySQL, Oracle Database, Postgree SQL,  dst.

 Komponen DBMS dan Pemakai

        DBMS, memiliki fungsi;

  • Organisasi data
  • Menyediakan antar muka pemakai (interface)
  • Cara Penyimpanan data
  • Ubah dan Pengambilan data
  • Mekanisme Pengaman Data
  • Pengaturan pemakaian secara bersama
  • Menjaga keakuratan data/konsistensi data, dll

    Pemakai, berdasarkan cara interkasi terhadap sistem, dibedakan menjadi:

  1. Programer Aplikasi à melalui DML yang disertakan dalam program induk seperti Pascal, C, Cobol, dll
  2. User Mahir (casual User) à melalui bahasa query yang disertakan oleh suatu DBMS, tanpa menulis modul program.
  3. User Umum (end User/Native User) à melalui aplikasi permanen yang telah disediakan oleh Programer Aplikasi
  4. User Khusus (Specialized User) à melalui aplikasi basis data non konvensional untuk aplikasi-aplikasi khusus, seperti aplikasi AI, Sistem Pakar, Pengolahan Citra, dll yang menggunakan sistem basis data tanpa/dengan menggunakan DBM          

 Abstraksi Data  

Merupakan tingkatan/level dalam bagaimana melihat data dalam sebuah SBD

Level-Level abstraksi data:

  • Level Fisik (Physical Level)
    • Merupakan Level terendah, yg menunjukkan bagaimana data disimpan melalui struktur dan jenis datanya sendiri.
    • Data sebagai teks, Angka, Simbol, atau bahkan sebagai himpunan data.
    • Alat yang dipakai dalam alat manual (seperti formulir, nota, daftar isian, dll)
  • Level Lojik/Konseptual (Logical/Conceptual Level)
  • Menggambarkan data apa (secara fungsional) yang disimpan dalam basis data dan hubungannya dengan data yang lain. 
  • Data digambarkan/direprentasikan/disimpan dalam beberapa file/tabel seperti tabel dosen, tabel mahasiswa, dll 
  • Level Penampakan(View Level)
  • Merupakan level tertinggi dalam abstraksi data. Hanya menunjukkan sebagian dari basis data.
  • Contoh; diketahui bahwa jumlah hari terdapat 7 (tujuh), Senin s/d Minggu. Sebenarnya akan lebih efisien media penyimpan jika yang kita simpan dalam database hanya angka 1 s/d 7 sebagai gambaran hari

        Database Relasional

  • Menggunakan kumpulan tabel untuk merepresentasikan data dan hubungan antar data tersebut. 
  • Setiap tabel memiliki beberapa kolom, dan setiap kolom memiliki nama yang unik
  • Tabel juga dikenal sebagai relasi 
  • Model berbasis rekaman dinamai demikian karena database rekaman berformat 
  • infiks terstruktur dari beberapa jenis. 
  • Setiap tabel berisi record dari tipe tertentu. Setiap tipe record menentukan jumlah 
  • field atau atribut yang tetap
  • Kolom dari tabel sesuai dengan atribut dari tipe record.
  •  Model data relasional adalah model data yang paling banyak digunakan, dan
  •  sebagian besar sistem database saat ini didasarkan pada mode relasional
 

       Struktur Database Relasional

  • Setiap tabel diberi nama unik
  • Setiap tabel memiliki kolom untuk merepresentasikan atribut data 
  • Setiap tabel memiliki record data 
  • Setiap record memiliki nilai untuk setiap kolom 
  • Baris / record dalam tabel merepresentasikan hubungan antara sekumpulan nilai
 
Key
Satu gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua basis data (row) dalam tabel secara unik, berfungsi sebagai  suatu cara untuk mengidentifikasi dan menghubungkan satu tabel data dengan tabel yang lain. 
Jenis - Jenis Key
Primary Key ( Kunci Primer)
uatu atribut atau satu set minimal 
atribut yang tidak hanya mendefinisikan secara unik suatu kejadian 
spesifik tetapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu kejadian.
Nilai field yang menjadi primary key harus:
  • Unik atau tidak boleh ganda
  • Tidak boleh Null (kosong, tidak diketahui, tidak dapat ditentukan)
  • Key tersebut lebih natural untuk dijadikan acuan
Foreign Key

Foreign Key adalah satu set atribut atau set atribut sebagai key penghubung kedua tabel dan melengkapi satu relationship (hubungan) terhadap primary key yang menunjukan keinduknya.
Jika sebuah primary key terhubungan ke table/entity lain, maka keberadaan primary key pada entity tersebut di sebut sebagai foreign key.
 
Candidat key (Kunci kandidat/kunci calon)
Adalah suatu atribut atau satu set minimal atribut yang hanya mengidentifikasikan secara unik untuk suatu kejadian spesifik dari entitas.
Candidate key ini harus memenuhi syarat sbb:
  • Unique Identifier, untuk setiap row/tuple candidate key harus secara unik dapat menjadi identifier. Artinya, setiap non candidate key atribut secara fungsional bergantung pada candidate tersebut.
  • Non Redudancy, tidak ada duplikasi candidate key untuk menjadi unique identifier, dimana tidak dapat dilakukan penghapusan pada candidate key dimana tidak merusak sifat unique identifier.
Composite Key
Dalam desain database, composite key adalah kunci yang terdiri dari 2 atau lebih atribut yang secara unik mengidentifikasi suatu kejadian entitas. Setiap atribut yang membentuk kunci senyawa adalah kunci sederhana dalam haknya sendiri.
composite setidaknya satu atribut yang membentuk kunci komposit bukanlah kunci sederhana.
 
Alternative Key 
Alternative Key adalah candidate key yang tidak dipilih sebagai primary key.
Sekunder key adalah sebuah atribut atau kombinasi yang digunakan hanya untuk tujuan pengambilan data.
 

 

 
 

 

 

     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar